Pikiranrakyat lampung.com- Jakarta- Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diminta untuk tetap menjalankan tugas dan latihan meskipun sedang menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Jenderal TNI Iwan Setiawan menegaskan bahwa prajurit tidak boleh menjadikan puasa sebagai alasan untuk mengurangi semangat dalam berlatih maupun menjalankan tugas negara.
“Sesuai perintah atasan, prajurit TNI meskipun di bulan suci Ramadan harus tetap menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,” ujar Iwan Setiawan kepada pikiranrakyatlampung.com baru-baru ini.
Ia menambahkan bahwa Ramadan justru menjadi momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, semangat pengabdian, serta memperkuat mental para prajurit.
“Apalagi Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah. Prajurit TNI tidak boleh menjadikan puasa sebagai alasan untuk tidak berlatih,” tegasnya.
Menurutnya, profesionalisme prajurit TNI harus tetap dijaga dalam kondisi apa pun, termasuk saat menjalankan ibadah puasa. Latihan dan kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas demi menjaga pertahanan dan keamanan negara.
Dengan tetap menjalankan latihan selama Ramadan, diharapkan prajurit TNI dapat mempertahankan kemampuan fisik, mental, serta kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai tugas di lapangan. ( Agung- Lampung, Bernung)

























