Paisaludin,S.H Tegas Tutup Tambang Emas PT NUV, DPRD Pesawaran Siap Laporkan ke Penegak Hukum  

banner 468x60

Pikiranrakyat Lampung.com, Pesawaran – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran, Paisaludin, SH, menunjukkan sikap tegas terhadap aktivitas tambang emas PT NUV yang beroperasi di Kecamatan Kedondong.

Ia secara lantang memerintahkan penutupan total tambang tersebut, menyusul insiden tambang emas maut yang telah menelan korban jiwa.

Paisaludin menilai operasional PT NUV telah mengabaikan aspek keselamatan kerja, lingkungan hidup, serta tanggung jawab sosial, sehingga tidak layak lagi diberikan toleransi.

Menurutnya, tragedi kematian di lokasi tambang adalah bukti nyata adanya kelalaian serius yang tidak bisa ditutup-tutupi.

“Ini bukan lagi sekadar pelanggaran administratif. Sudah ada korban jiwa. Maka tidak ada alasan lain selain penutupan tambang,” tegas Paisaludin kepada awak media.

Ia menegaskan, apabila perintah DPRD Pesawaran tidak diindahkan, maka lembaga legislatif akan melayangkan surat resmi dan tertulis kepada aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan instansi terkait, untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“DPRD tidak akan diam. Jika PT NUV membandel, kami akan bawa persoalan ini ke ranah hukum. Ini menyangkut nyawa manusia,” ujarnya dengan nada keras.

Komisi III DPRD Pesawaran juga mendesak agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terkait perizinan, standar operasional, serta dugaan pelanggaran hukum dalam aktivitas tambang emas tersebut.

Paisaludin menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kepentingan korporasi.

Tragedi ini memicu kemarahan publik dan menjadi peringatan serius bahwa praktik pertambangan yang abai terhadap keselamatan adalah kejahatan kemanusiaan.

DPRD Pesawaran menegaskan akan berdiri di pihak rakyat dan korban, bukan pada perusahaan yang mengabaikan nyawa.

“Tambang emas yang dibangun di atas darah rakyat harus dihentikan,” tutup Paisaludin.

Di beritakan sebelumnya, Rico Ketua DPRD Pesawaran, akan melakukan peninjawan ke lokasi tambang emas maut.

Anawi kepala desa harapan jaya, kecamatan kedodnong, pesawaran. Secara tegas menduga legalitas tambang tersebut tidak memiliki izin.

“ya benar warga saya meninggal. karna terperosok di dalam lobang galian tambang emas sedalam 7-8 meter,” kata nya, seraya berkata beruntung 3 orang rekanya berhasil selamat. (red)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *