Pikiranrakyat Lampung.com,Bandar Lampung — Minimnya perhatian dan pendampingan dari petugas dinas maupun instansi terkait di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan.
Hal ini terlihat saat sejumlah finalis duta siswa dari berbagai daerah di Lampung hendak bertolak menuju Surabaya tanpa didampingi satu pun perwakilan resmi dari instansi terkait.
Pantauan di salah satu perusahaan otobus di Kota Bandar Lampung, para siswa berprestasi tersebut terlihat bersiap menaiki bus secara mandiri.
Tidak tampak kehadiran pendamping, baik dari dinas pendidikan .Meski demikian, semangat dan tekad para duta siswa tetap terpancar jelas.
Di tengah teriknya cuaca siang hari, mereka tampak berdiskusi ringan di kursi-kursi terminal, saling menyemangati sebelum keberangkatan.
Aktivitas di terminal yang dipadati penumpang dari berbagai daerah tidak menyurutkan antusiasme mereka.
Kendati harus berangkat tanpa pendamping resmi dan berada di tengah lalu-lalang penumpang yang datang dan pergi, raut wajah para siswa tetap menunjukkan optimisme dan semangat juang.
Mereka membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah masing-masing di tingkat nasional, meskipun harus melangkah dengan keterbatasan perhatian dan dukungan.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi instansi terkait agar ke depan pendampingan terhadap siswa berprestasi tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi juga hadir secara nyata dalam setiap proses perjuangan mereka. (Red).

























