Pikiranrakyat Lampung.com, Pesawaran-Aktivitas tambang emas kembali memakan korban jiwa. Bahrudin Selamat, sedangkan temanya Armada, seorang penambang emas, tewas mengenaskan setelah tertimbun longsoran galian sedalam 7–8 meter. Selasa (19 /01/ 2026).
“Semua sepontan tiba-tiba tanah galian bekas tambang emas sedalam.8 meter longsor,” kata Bahrudin salah seorang r eekan korban yang srlamat.
Ia menuturkan, peristiwa tersebut sekitar pkl. 02 dini hari. Berawal ke 5 temanya akan mencari emas ( ngeberit) di bekas galian yang sudah ada di lokasi tambang emas.
Tetapi dua rekan saya pulang sebelum kejadian. Tersisa saya dan ketiga orang lainya, sedangkan Armada tewas di lokasi setelah kejadian.
“Setelah terperosok didalam sumur galian tambang emas, terdengar suara Armada jangan di ijek galian nya,” katnya kepada wartwan ini di kantor desa bersama Kepala desa setempat. Selasa 20 Januari 2026.
Korban tidak sempat menyelamatkan diri ketika dinding galian tiba-tiba ambruk dan menimbunnya hidup-hidup.
Rekan-rekan korban hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut tanpa mampu memberikan pertolongan cepat karena kondisi tanah yang labil dan kedalaman lubang yang ekstrem.
Bahrudin diketahui merupakan warga Lampung Timur dan meninggalkan seorang istri yang tinggal di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Kabar duka ini sontak mengguncang keluarga dan warga setempat.
Sementara itu, sejumlah rekan korban terlihat mengalami syok berat pascakejadian. Beberapa di antaranya tampak linglung dan terpukul menyaksikan jasad Bahrudin dievakuasi dari dalam lubang tambang.
Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya ekstrem aktivitas tambang emas tanpa standar keselamatan.
Lubang galian yang dalam, tanpa pengamanan memadai, menjadi ancaman maut yang sewaktu-waktu bisa merenggut nyawa para pekerja.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dan aktivitas tambang ilegal di lokasi kejadian.
Di temoat yang sama Anawi Kepala Desa Harapan Jaya kecamatan kedodnong Kabupaten Pesawaran, mengatakan korban meninggal.dan korban selamat merupakan warga nya.
“Saya menghimbau kepada warga agar tidak melakukan pencarian emas. bila cuaca tidak.memungkinkan,” ujar nya.
Ia juga mengatakan persoalan ini telah di tanggani pihak yang berwenang. Polres pesawaran dan polsek setempat. (Ag)

























