Pikiranrakyat lampung.com, Pesawaran – Dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang kepala desa dengan istri orang menjadi sorotan masyarakat.
Mirisnya, dugaan perzinaan tersebut disebut-sebut dilakukan di rumah orang tua pihak perempuan.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat itu pun memicu berbagai reaksi dan keprihatinan warga.
Masyarakat menilai, seorang kepala desa seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat serta menjaga etika dan moral sebagai pejabat publik.
Warga berharap Bupati melalui Inspektorat maupun dinas instansi terkait segera mengambil langkah tegas berupa himbauan tertulis maupun pembinaan terhadap seluruh kepala desa agar tidak terjadi lagi perilaku menyimpang yang mencoreng nama baik pemerintahan desa.
Selain dianggap merusak moral dan keharmonisan rumah tangga orang lain, perilaku tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada kinerja pemerintahan desa.
Masyarakat menilai, jika seorang oknum kepala desa terlibat persoalan pribadi yang serius, maka dikhawatirkan dapat berpengaruh terhadap pengelolaan dana desa yang seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan rakyat.
“Dana desa itu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan malah terabaikan karena ulah oknum pejabat yang tidak menjaga amanah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran dugaan tersebut.
Masyarakat berharap aparat berwenang dapat menindaklanjuti persoalan ini secara bijak, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku. ( agung).

























