Pikiranrakyat lampung.com, pesawaran– Kepala Desa Bagelen, Merdi, mengajak para pemuda di wilayahnya untuk mengambil peran aktif sebagai “nahkoda” dalam menghidupkan kesenian gamelan di desa tersebut.
Ajakan ini disampaikan Merdi pada Kamis, 19 Maret 2026, di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Menurut Merdi, meskipun pemerintah melalui Bank Jateng telah memberikan bantuan seperangkat gamelan secara lengkap, namun hingga saat ini belum ada pihak yang benar-benar menjadi penggerak utama atau “nahkoda” dalam pemanfaatannya.
“Secara lengkap kita sudah menerima bantuan gamelan, mulai dari gender slendro, gender pelog barang, pelog bem, selentem, gong, kenong, gambang hingga gendang. Namun alat ini belum mempunyai nahkoda,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan gamelan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik, terutama oleh generasi muda sebagai penerus budaya.
“Saya minta pemuda Bagelen bisa menahkodai gamelan, karena warisan ini merupakan alat tradisional yang harus dilestarikan,” kata Merdi.
Selain itu, Merdi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan pemerintah daerah melalui Bank Jateng, yang dinilai sangat mendukung pelestarian seni budaya di desa.
Dengan adanya dorongan ini, diharapkan pemuda Desa Bagelen dapat lebih aktif dalam mengembangkan seni gamelan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. ( redaksi).

























