Pikiranrakyatlampung.com, Pesawaran- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pesawaran memastikan program penerangan lampu jalan akanterus diperluas hingga menjangkau pelosok desa.
Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan keterbatasan anggaran.
Kepala Bidang Prasarana Perhubungan Dishub Kabupaten Pesawaran, Norman, mengatakan pihaknya optimistis penerangan lampu jalan nantinya dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah pelosok.
“Saya pastikan penerangan lampu jalan akan sampai di pelosok desa. Tetapi kita minta bersabar, mengingat kita prioritaskan daerah wisata, jantung kota, serta jalur yang terhubung dengan tempat-tempat strategis seperti jalur Kedondong-Way Ratai dan Beranti Raya,” kata Norman, Selasa (1/9/2026), di kantor Dishub Pesawaran.
Ia menjelaskan, pada penghujung tahun 2026, pihaknya akan memanfaatkan anggaran perubahan untuk pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan.
“Di penghujung tahun ini, 2026, menggunakan anggaran perubahan, kita mendapat anggaran sekitar Rp4 miliar untuk lampu jalan yang akan dipasang di beberapa titik di tepian jalan,” jelasnya.
Menurut Norman, pemasangan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ruas jalan yang dinilai memiliki tingkat kebutuhan dan manfaat tinggi bagi masyarakat maupun aktivitas daerah.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Pasaludin, S.H., berharap pemasangan lampu penerangan jalan tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi dapat dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.
“Saya minta Dishub melakukan pemerataan pemasangan lampu jalan, sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” tegas Pasaludin.
Ia menilai keberadaan lampu penerangan jalan sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Dengan adanya dukungan anggaran perubahan tersebut, masyarakat berharap program penerangan jalan dapat terus diperluas sehingga secara bertahap mampu menjangkau seluruh wilayah, termasuk desa-desa yang selama ini belum mendapatkan penerangan jalan secara memadai. (Agung).
























